Cahaya putih yang membutakan
Menerangi langit Gaza malam ini
Orang-orang berlari mencari perlindungan
Tanpa tahu apakah mereka hidup atau mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat mereka
Dengan kobaran api yang merusak
Dan tiada lagi yang tersisa
Hanya teriakan yang menembus asap tebal
Kami tidak akan kalah
Malam ini, tanpa perlawanan
Kau boleh bakar masjid kami dan rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tak akan pernah mati
Kami tidak akan kalah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai malam demi malam
Sementara para pemimpin dunia di sana
Memperdebatkan siapa yang salah atau benar
Tapi kata-kata lemah mereka tak punya arti
Sementara bom terus menghujani ibarat hujan asam
Tapi dengan air mata dan darah dan rasa sakit
Kau masih bisa mendengar teriakan di antara asap tebal itu
KAMI TIDAK AKAN KALAH
Malam ini, tanpa perlawanan
Kau boleh bakar masjid kami dan rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tak akan pernah mati
KAMI TIDAK AKAN KALAH
Di Gaza malam ini
Diterjemahkan oleh Amir dari WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) oleh Michael Heart.
Lagu asli dapat diakses dan diunduh dari http://www.michaelheart.com/Song_for_Gaza.html.
--
Amir Syafrudin
Versi PDF tulisan ini: T/A (Tidak Ada)
15 Januari 2009
10 Januari 2009
Solusi untuk Gaza?
Kabarnya sampai saat ini korban jiwa di Gaza sudah mencapai angka 800. Sementara korban luka-luka sudah menembus angka 3000. Di pihak Israel sedikitnya 13 orang sudah menjadi korban. Walaupun begitu Israel tidak terlihat punya niat untuk segera menghentikan serangan ke Gaza.
Penyampaian bantuan kemanusiaan, yang sering dipersulit kondisi medan dan sikap Israel, memang dapat membantu korban perang di Gaza. Tapi itu semua pada dasarnya tidak memiliki peran signifikan karena korban terus bertambah. Setiap bantuan yang dikirimkan untuk membantu korban perang di Gaza akan kehilangan nilainya kalau perang di Gaza tidak berhenti.
Resolusi yang ditawarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dianggap tidak dapat diterapkan untuk menyelesaikan konflik di Jalur Gaza. Roket-roket masih diluncurkan ke wilayah Israel. Bombardir masih diarahkan kewilayah Palestina. Kedua pihak yang berperang kesulitan menemukan titik temu untuk mencapai kesepakatan.
Sampai saat ini tidak terlihat tanda-tanda akan ada gerakan dari pasukan perdamaian di bawah komando PBB. Amerika Serikat (AS) masih berpegang teguh pada prinsipnya untuk membela hak negara Israel dalam menjaga keamanan negaranya dari serangan roket pihak Hamas. Sepertinya alasan ini juga yang membuat proses pembuatan resolusi di PBB menjadi lambat.
Pada akhirnya mungkin kita akan berpikir, kalau kesepakatan damai tidak dapat tercapai, pilihan apa yang tersisa untuk menghentikan perang di Gaza? Apakah mungkin konflik di Gaza hanya dapat diselesaikan dengan kekalahan di salah satu pihak yang berseteru? Mungkinkah kontak senjata antara pasukan Hamas dan pasukan Israel hanya dapat dihentikan dengan kekalahan di salah satu pihak?
Referensi:
Amir Syafrudin
Versi PDF tulisan ini: T/A (Tidak Ada)
Penyampaian bantuan kemanusiaan, yang sering dipersulit kondisi medan dan sikap Israel, memang dapat membantu korban perang di Gaza. Tapi itu semua pada dasarnya tidak memiliki peran signifikan karena korban terus bertambah. Setiap bantuan yang dikirimkan untuk membantu korban perang di Gaza akan kehilangan nilainya kalau perang di Gaza tidak berhenti.
Resolusi yang ditawarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dianggap tidak dapat diterapkan untuk menyelesaikan konflik di Jalur Gaza. Roket-roket masih diluncurkan ke wilayah Israel. Bombardir masih diarahkan kewilayah Palestina. Kedua pihak yang berperang kesulitan menemukan titik temu untuk mencapai kesepakatan.
Sampai saat ini tidak terlihat tanda-tanda akan ada gerakan dari pasukan perdamaian di bawah komando PBB. Amerika Serikat (AS) masih berpegang teguh pada prinsipnya untuk membela hak negara Israel dalam menjaga keamanan negaranya dari serangan roket pihak Hamas. Sepertinya alasan ini juga yang membuat proses pembuatan resolusi di PBB menjadi lambat.
Pada akhirnya mungkin kita akan berpikir, kalau kesepakatan damai tidak dapat tercapai, pilihan apa yang tersisa untuk menghentikan perang di Gaza? Apakah mungkin konflik di Gaza hanya dapat diselesaikan dengan kekalahan di salah satu pihak yang berseteru? Mungkinkah kontak senjata antara pasukan Hamas dan pasukan Israel hanya dapat dihentikan dengan kekalahan di salah satu pihak?
Referensi:
- Republika Newsroom. 10 Januari 2009. Israel Akan Terus Serang Gaza. Republika Online. http://www.republika.co.id/berita/25288.html; diakses tanggal 10 Januari 2009.
- Korban Tewas di Gaza Sudah 800 Orang. 10 Januari 2009. Kompas.com. http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/10/05441173/Korban.Tewas.di.Gaza.Sudah.800.Orang; diakses tanggal 10 Januari 2009.
- US congress votes to back Israel. 9 Januari 2009. Aljazeera.net. http://english.aljazeera.net/news/americas/2009/01/20091920212870205.html; diakses tanggal 10 Januari 2009.
- Israeli strike kills at least 1 aid worker, U.N. says. 8 Januari 2009. CNN.com. http://edition.cnn.com/2009/WORLD/meast/01/08/israel.gaza/index.html; diakses tanggal 10 Januari 2009.
- Security Council calls for cease-fire in Gaza. 8 Januari 2009. CNN.com. http://edition.cnn.com/2009/WORLD/meast/01/08/gaza.security.council/index.html; diakses tanggal 10 Januari 2009.
Amir Syafrudin
Versi PDF tulisan ini: T/A (Tidak Ada)
Langganan:
Postingan (Atom)